Biasanya Manis, Tapi Tiba-tiba Kucing Suka Mendesis Padamu? Inilah Sebabnya

Kucingmu biasanya kucing yang sangat manis. Jangankan menyakar, mendesis padamu saja enggak pernah. Tapi, tiba-tiba dia mendesis, kenapa ya? Mendesis adalah salah satu cara kucing berkomunikasi dengan kita dan hewan lainnya. Ada banyak alasan yang memicunya untuk mendesis, apa sajakah itu?

1. Tidak mengenal teman-teman kita

Kita mungkin senang menyambut kedatangan teman-teman atau sanak keluarga ke rumah kita. Tapi, belum tentu kucing kita loh. Dia bisa saja mendesis karena enggak mengenal atau belum terbiasa dengan tamu-tamu tersebut. Sebaiknya kita memberi tahu tamu yang datang bahwa kucing kesayangan kita menyadari kedatangan mereka dan membutuhkan sedikit waktu untuk mengenal dan terbiasa sehingga sebaiknya jangan dulu melakukan kontak fisik.

2. Belum mengenal lingkungan

Biasanya jika kita mengadopsi atau menyelamatkan kucing, awalnya mungkin dia kucing yang manis. Tapi ketika sampai di rumah perilakunya cenderung agresif karena rasa enggak aman dengan lingkungan yang asing. Pastikan kita menjaga lingkungan rumah tetap tenang, stabil dan sesuai rutinitas – berikan makan tepat waktu, contohnya. Sediakan pula tempat bersembunyi yang cukup – bisa dari kardus bekas.

3. Tidak bisa melampiaskan kekesalan
Displaced aggression terjadi ketika kucing kita tidak bisa melampiaskan frustrasinya kepada sumbernya sehingga kucing menargetkan pada objek yang lebih nyaman untuknya, misalnya kita. Sumber frustasinya bisa jadi kucing lain yang lebih dominan atau mangsa yang enggak bisa dikejarnya. Kita bisa mengalihkan rasa frutrasinya dengan bermain, coba gerakkan mainan tongkatnya (wand toy) untuk menarik perhatiannya atau lemparkan mainan favoritnya ke lantai dengan harapan kucing mengejarnya.

4. Dipaksa melakukan hal yang enggak kucing mau
Sama seperti manusia, kucing kalau merasa dipaksa melakukan sesuatu yang enggak mereka inginkan, maka akan bereaksi. Sesuatu yang mereka enggak suka misalnya ketika kita memaksa mereka masuk ke dalam carrier atau memaksanya turun dari atas tempat favoritnya. Usahakan kita tetap tenang saat kucing mendesis. Jika harus membawanya di dalam carrier, lakukan di tempat yang terbuka dan berikan ia makanan atau mainan favoritnya selama dalam perjalanan. Jika perlu, kita menggunakan sarung tangan agak tebal atau sarung tangan oven untuk berjaga-jaga dari cakarannnya.

Data medis di-review oleh drh. Nanda Rizki Ariani